01
Jul
08

Speedboat Malinau “si Tukang Mogok”

“Mengapa speedboat jurusan Tarakan-Malinau atau Malinau-Tarakan kok jelek-jelek ya. Mana sering mogok lagi. Tempo hari saya ajak anak-anak liburan ke Tarakan ealah, mogok beberapa kali. Yang mesinnya rusaklah, yang kehabisan bensinlah. Macam-macam sampai saya jengkel. Kenapa ya, mbak, speedboat Malinau nggak sebagus speedboat Bulungan?”

Begitulah keluhan kolega saya di Malinau. Meskipun saya jawab saya nggak tahu mengapa, dia tetap ngotot agar saya mencaritahu. Mengingat dia pun sering mendapatkan complain dari partner-partner kerjanya.

“Saya pernah ketinggalan pesawat gara-gara speedboat kehabisan bensin. Ya, sudahlah mau dikata apa? Saya langsung nginap saja di Tarakan dan beli tiket pesawat lagi,” ujarnya rada kecewa.

Tapi lanjutnya lagi, pernah aparat keamanan yang ditugaskan negara harus terlambat gara-gara speedboat mogok ya kolega saya di pemerintahan Malinau inipun langsung dikomplain habis-habisan.

“Malu juga sih. Tapi mau dikata apalagi. Persoalannya speedboat itu kan dikelola swasta bukan pemerintah. Kalau begini terus bisa-bisa jadi preseden buruk untuk Malinau. Karena ke Malinau lewat jalan darat jelas nggak mungkin karena jalanan rusak dari Bulungan menuju Malinau. Kemudian pesawat juga terbatas, tinggal satu-satunya keluar masuk Malinau ya naik speedboat itu,” lanjutnya.

Pengalaman naik speedboat mogok juga pernah saya alami. Awal mei lalu, dari Malinau pukul 1 siang sehabis jumatan. Speedboat mogok hingga 4 kali. Mesin rusaklah, baling-baling tersangkut kayu-lah, terakhir kehabisan bensin. Untunglah, kebanyakan anak-anak kecil di dalam speedboat ini tak rewel, sehinggalah speedboat yang berulangkali mogok itu baru sampai di pelabuhan tengkayu Tarakan sekitar pukul 6 kurang 15 menit. Mana saya buru-buru menghadiri undangan rekan saya yang baru buka usaha resto lagi. Ya sudahlah. Toh, ini kali ke sekian saya mengalami speedboat mogok dalam perjalanan Malinau-Tarakan. Pernah pula saat bersama rombongan Presidium Tana Tidung usai menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Tana Tidung, speedboat mogok di sekitar Pulau Sadau. Mengapa ya kok selalunya mogok pas di dekat Pulau Sadau? Padahal ini speedboat carteran.
Mungkin saatnya instansi terkait melakukan evaluasi terhadap kinerja para pengusaha speedboat. Lantaran ini terkait masalah keselamatan dan imej Malinau di mata warga utara Kaltim dan pendatang. Lebih khusus lagi investor.

Tapi tumben-tumbennya lho, speedboat yang saya tumpangi pekan lalu cepat sekali nyampai ke Malinau. Begitupun ketika balik lagi ke Tarakan. Wah, semoga ini bukan hanya sementara. Bukankah penumpang amat menghargai ketepatan waktu sebagai bagian dari service pengusaha speedboat? Kok bisa cepat, padahal mampir-mapir lho, ke Bebatu, Sesayap, Tideng Pale, dan terakhir di Malinau tepatnya berhenti di pelabuhan sementara dekat jembatan Malinau Seberang. Uh… senangnya. Baru kali ini naik speedboat ke Malinau hanya 3 jam. (anny@radartarakan.com)


0 Responses to “Speedboat Malinau “si Tukang Mogok””



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Juli 2008
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Klik tertinggi

  • Tak ada

Flickr Photos

Lebih Banyak Foto

JUMLAH PENGUNJUNG HINGGA SAAT INI

  • 41,647 hits

%d blogger menyukai ini: